Sampai detik ini masih banyak yang menganggap bahwa lemak adalah nutrisi yang harus dihindari jika ingin mendapatkan tubuh yang sehat. Padahal sejatinya lemak itu tidak hanya terdiri dari lemak yang jahat saja, tapi ada juga lemak baik yang tetap dibutuhkan tubuh dalam proses tumbuh kembangnya.
Secara umum ada dua jenis lemak, yaitu lemak baik atau dalam bahasa medis disebut dengan HDL (high density lipopreotein).
Disebut baik, karena karakter sifatnya yang mengikat kolesterol jahat atau LDL (low density lipoprotein) yang berpotensi membentuk timbunan plak lemak di dinding pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah atau serangan jantung.
HDL alias kolesterol baik berperan dalam mengangkut kolesterol yang memiliki kadar
protein lebih sedikit (LDL) dan mampu membawa kelebihan kolesterol jahat tersebut ke
pembuluh darah untuk dibuang.
Kesimpulannya HDL mencegah kolesterol
mengendap di arteri dan mencegah aterosklerosis (pengerasan pembuluh
darah).
Sumber Makanan Berlemak Baik
Ada mitos yang menyebutkan bahwa jika Anda makan buah alpukat bisa mengakibatkan kolesterol tinggi. Memang benar kolesterol Anda akan meninggi, tapi kolesterol yang baik yaitu HDL seperti yang kita bahas tadi.
Makanan lain yang mengandung kolesterol baik antara lain, ikan, selai kacang, minyak zaitun, gandum, dan masih banyak lagi.
American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi
konsumsi lemak maksimal 30% dari total kebutuhan kalori Anda. Namun jika
Anda kelebihan berat badan, memiliki kadar kolesterol tinggi, atau
memiliki riwayat penyakit tertentu, disarankan untuk mengonsumsi di
bawah persentase yang tersebut.
So, kenapa musti takut mengonsumsi lemak?
___________________keep healthy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar